Berkah Imlek Bagi Para Pedagang Foto: PinkKorset.com/ Merida

Berkah Imlek Bagi Para Pedagang

PinkKorset.com, Jakarta – Imlek atau tahun baru China membawa berkah bagi beberapa pedagang, dari bunga hingga bandeng.

Sebut saja Ius, pedagang bunga segar dan buah-buahan di depan Wihara Dharma Bhakti atau yang dikenal dengan Klenteng Petak Sembilan. Menurutnya, permintaan bunga menjelang Imlek memang meningkat, karena rangkaian bunga tersebut digunakan untuk keperluan sembahyang.

Berkah Imlek Bagi Para Pedagang

Penjual bunga di depan pintu kelenteng Petak 9 Glodok Jakarta.                 [Foto: fotolog]

“Kalau hari-hari biasa saya cuma punya stok sekitar 200 batang bunga segar, tapi kalau Imlek bisa sampai seribuan,”ujarnya kepada PinkKorset.com di kawasan Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, Kamis (30/1/2014).

Hal senada juga diungkapkan oleh Didi, pedagang bunga di lokasi yang sama, “Kalau hari-hari sedikit banget yang laku, beda sama Imlek, omzetnya bisa 50% lebih,” katanya.

Harga setangkai bunga bervariasi, tergantung jenis bunga dan berkisar Rp. 10.000 hingga Rp. 20.000. Dari berbagai macam jenis bunga yang dijual seperti sedap malam, mawar, bunga matahari, krisan, anggrek, lily, teratai dan lain-lain, Ius dan Didi kompak menyebut sedap malam sebagai bunga yang paling banyak dibeli, selebihnya hanyalah pelengkap saja.

“Paling banyak sih  beli sedap malam,” ujar Ius.

Bunga sedap malam paling banyak dicari karena selain wanginya yang khas, juga dianggap dapat menetlalisir bau hio yang dipasang di altar tempat sembahyang dan juga sebagai wujud penghormatan bagi Dewa yang mereka sembah.

Untuk yang tidak melakukan sembahyang, rangkaian bunga segar ini digunakan sebagai hiasan yang meramaikan suasana Imlek.

 

 Jeruk

Berkah Imlek Bagi Para Pedagang

Menjelang tahun baru Imlek buah jeruk mandarin membanjiri pasaran. Warnanya oranye tua menyala dengan berbagai ukuran. Jeruk kupas ini rasanya asam manis dan segar. Selain jadi suguhan juga jadi hiasan rumah. [Foto: indonesiaupdate]

Tak hanya pedagang bunga segar yang mendapat rezeki besar, tukang buah-buahan di Pasar Petak Sembilan juga mengaku mendapatkan pemasukan dalam jumlah lumayan.

“Lebih dari dua kali lipat pendapatan yang masuk pas imlek, soalnya kan kita jual buah-buahan yang dibutuhkan mereka kayak jeruk, apel, pir dan lain-lain,” ujar Imam, salah satu pedagang buah, sambil menunjuk ke buah-buahan yang sudah dikemas dalam kotak berwarna merah.

Selain buah-buahan tersebut, Imam juga menyediakan jeruk khusus untuk kebutuhan sembahyang, seperti jeruk dari Sukabumi yang berukuran besar. “Ini paling banyak dicari, terutama yang sepasang, harganya juga mahal, sepasangnya Rp 500 ribu, biasanya dipake buat sembahyang,” ujarnya.

Rupanya musim hujan yang melanda sebagian kawasan di Indonesia tak mempengaruhi pasokan buah-buahan yang dijual Imam, “Justru susahnya tahun lalu, stok sedikit, harganya juga mahal, sekarang sih nggak, mudah dicari,” katanya.

 

Ikan Bandeng

Berkah Imlek Bagi Para Pedagang

Warga memilih ikan Bandeng jelang perayaan Tahun Baru Imlek di kawasan Petak sembilan, Jakarta, Selasa (28/1). [Foto: antara]

Jelang perayaan imlek, ikan bandeng juga mulai diburu warga. Harga ikan ini berkisar dari Rp 40-80 ribu perkilogram tergantung dari besar kecilnya ikan. Bahkan ada ikan bandeng Imlek yang cukup besar, dengan bobot mencapai 3 kg.

”Lebih gede ikannya, rezekinya juga lebih banyak dan panennya lebih lama. Kalau ikan bandeng biasa bisa setahun tiga kali panen. Kalau bandeng Imlek, biasanya panennya setahun sekali,” ucap Adi, salah satu pedagang ikan di Pasar Petak Sembilan.

Menurut salah satu pembeli, kebiasaan warga keturunan Tionghoa, memasak atau menyajikan ikan bandeng saat Imlek merupakan satu kebanggaan bahkan tradisi. Ikan bandeng dianggap bisa bawa banyak rezeki dan memuluskan pekerjaan.

Pembeli ikan bandeng tidak hanya dari etnis Tionghoa yang akan merayakan Imlek. Warga dari etnis Betawi pun banyak yang belanja ikan bandeng.  Selain ikan bandeng warga etnis Tionghoa juga mencari tripang salah satu makanan khas untuk menyambut imlek. Harga tripang ini mulai Rp 300-500 ribu per kilogram.