Ketika China Merindukan Matahari Foto: Daily Mail

Ketika China Merindukan Matahari

PinkKorset.com, Beijing – Masyarakat di Ibukota China, Beijing, begitu merindukan sinar matahari. Mereka punya solusi unik.

Kabut asap (smoke fog/smog) itu begitu tebal, hingga sulit melihat langit. Apalagi matahari, yang sama sekali tak terlihat. Maka China pun memberi solusi futuristik.

Di Tiananmen Square yang sering menjadi tempat tujuan wisata, terdapat sebuah layar raksasa. Matahari tampak bersinar dari layar itu.

Ketika China Merindukan Matahari

Layar raksasa di Tiananmen Square (Foto: Daily Mail)

Begitu pula peringatan mengenai bahaya udara saat itu serta imbauan agar anak-anak dan orang tua tak keluar rumah.

“Saya tak bisa melihat gedung tinggi di seberang jalan,” kata seorang pengatur lalu lintas bernama Zhang di Beijing, suatu pagi, pekan lalu.

Kualitas udara buruk itu kian parah seiring musim dingin yang menyebabkan cuaca stagnan, serta polusi udara, dan timbunan smog dari waktu ke waktu.

Ketika China Merindukan Matahari

Turis berfoto di Tiananmen Square saat udara tak baik (Foto: Daily Mail)

Masalah udara buruk di China juga disebabkan banyaknya kendaraan bermotor, meski pemerintahnya sudah mengetatkan regulasi kepemilikan kendaraan.

Laporan menyebutkan, sejumlah pemda di China sudah merumuskan denda untuk menghukum mereka yang melanggar aturan mengenai polusi.