Bagaimana Terjadinya Diabetes? [dgiwire]

Bagaimana Terjadinya Diabetes?

PinkKorset.com, Jakarta – Diabetes bermula dari gaya hidup tidak sehat dan bersifat genetik. Penyakit ini memiliki beberapa tipe tergantung penyebabnya.

Diabetes atau sering disebut kencing manis bisa menyerang siapa saja serta bersifat genetik. Meskipun Anda tidak memiliki riwayat keluarga diabetes, penyakit ini bisa saja muncul di tubuh.

Prediabetes

Prediabetes merupakan fase awal terbentuknya diabetes. Menurut dr. Tri Juli Edi Tarigan, Sp.PD-KEMD, FINASIM, ahli penyakit dalam dan konsultan endokrin RSCM, prediabetes muncul karena pola hidup tidak sehat.

“Seperti kurang gerak, banyak makan dan berat badan berlebih,” kata lelaki yang akrab disapa dr. TJ ini.

Gaya hidup tidak sehat ini memacu pankreas bekerja lebih keras menghasilkan hormon insulin (hiperinsulinemia). Lambat laun kemampuan pankreas menurun karena diforsir.

Dr. TJ berujar, masa terbentuknya prediabetes 10 tahun dan fungsi pankreas perlahan menurun. Selanjutnya, kadar gula darah terus meningkat melebihi batas normal 70 – 100 mg/dL.

Diabetes

Diabetes merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karateristik gula darah tinggi yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-keduanya.

Gula (glukosa) dalam darah dibutuhkan sebagai sumber makanan sel untuk dapat berkembang. Agar gula dapat dimakan sel maka dibutuhkan insulin.

Inilah sebabnya insulin sangat penting karena satu-satunya kunci untuk memasukkan gula ke dalam sel tubuh.

Pada tahap diabetes, produksi insulin dari pankreas semakin berkurang. Sementara itu, sel-sel tubuh semakin kebal gula.

“Gula darah sebagai sumber tenaga tidak bisa masuk ke dalam sel. Terjadilah gula darah tinggi,” kata dr. TJ.

Fungsi pankreas menurun 50% setelah 10 tahun setelah prediabetes. Diabetes memiliki beberapa tipe dengan penyebab yang berbeda.

Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 ditandai dengan kurangnya insulin atau bahkan tidak ada insulin. Umumnya disebabkan reaksi auto-immune yang menyerang sel pembuat insulin dan gejalanya lebih akut.

Sampai detik ini, belum diketahui secara pasti penyebab dan cara pencegahannya. Jumlah kasus 1 – 3% dari prevalensi diabetes.

Diabetes 1 bersifat genetik dan dapat diderita usia berapa pun. Biasanya mulai diketahui saat anak-anak maupun remaja.

Orang dengan diabetes tipe 1 membutuhkan asupan insulin setiap hari. Tanpa hormon ini, mereka dapat bertemu ajal lebih cepat.

Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 banyak dijumpai pada masyarakat karena penyakik ini disebakan oleh gaya hidup tidak sehat. Jumlah kasusnya lebih dari 97% dari prevalensi diabetes.

Penyakit ini menimbulkan gejala kronik karena bisa saja tidak terdeteksi selama bertahun-tahun.

Diabetes tipe 2 menyerang pada usia berapa pun dan sering dikaitkan dengan obesitas. Penyakit ini juga bersifat genetik.

Diabetes tipe ini banyak ditemukan pada ras Asia, Afrika dan penduduk asli Amerika dan Australia.

Pengobatan diabetes tipe 2 melalui konsumsi obat antidiabetes oral, terapi insulin dini, diet dan olah raga.

Diabetes Gestasional

Diabetes yang satu ini khusus terjadi pada ibu hamil. Penyakit ini terjadi pada 1 dari 25 kehamilan di seluruh dunia dan menyebabkan komplikasi pada ibu dan bayi.

Perempuan dengan diabetes gestasional (DG) dan bayi yang dilahirkan berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2.

Hampir setengah perempuan dengan riwayat DG didiagnosa diabetes tipe 2 dalam 5 – 10 tahun setelah melahirkan.

Diabetes Tipe Lain

Diabetes tipe ini disebabkan faktor khusus. Umumnya terjadi pada usia berapa pun akibat konsumsi obat mengandung steroid dalam jangka waktu lama, terkena toksin, virus dan lain-lain.