Ingin Berhenti Merokok? Ini Caranya nocamels

Ingin Berhenti Merokok? Ini Caranya

PinkKorset.com, Jakarta – Sebagian besar perokok mengaku sulit berhenti merokok. Padahal bisa dilakukan dengan cara ini.

Seringkali perokok sulit menghentikan kebiasaan merokok. Walaupun mereka mengetahui dampak negatif yang akan menimpa dirinya, bahkan orang-orang di sekitarnya.

Dr. T. Sandra D. Ratih, MHA, Kepala Subdit Pengendalian Penyakit Kronis dan Degeneratif Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengatakan,  yang diperlukan untuk berhenti merokok, awalnya adalah niat.

Adanya kesadaran diri akan bahaya rokok sudah menjadi modal utama untuk bertekad berhenti merokok. “Kesadaran diri paling utama dan yang penting adanya dukungan dari keluarga dan lingkungan,” katanya di Jakarta, baru-baru ini.

Kedua, kebiasaan merokok bisa disingkirkan dengan menjauhi lingkungan perokok. “Berkawanlah dengan yang tidak merokok. Adiksi bukan hanya dari nikotin, tapi juga kebiasaan. Kalau lihat orang merokok biasanya otomatis ikut,” katanya.

Langkah ketiga adalah memanfaatkan layanan konseling dan tes karbonmonoksida (CO) untuk berhenti merokok yang tersedia di puskesmas dan rumah sakit. Dalam tes CO, paru-paru akan dites kadar gas CO. Perokok cenderung memiliki kadar CO tinggi akibat paru-paru terbungkus nikotin dan tar.

“Paru-paru tidak bisa menyedot dan keluarkan oksigen. Gas CO tetap di dalam paru-paru dan semakin lama menumpuk. Itu yang menyebabkan organ tubuh lainnya ikut rusak,” katanya.

Meskipun sebagian merasa sulit, tapi bukan hal mustahil untuk berhenti merokok sebelum berbagai penyakit menghinggapi Anda.

Berbagai penelitian menyebutkan bahwa perokok berisiko tinggi terkena kanker paru, kanker mulut, kanker faring, penyakit jantung, penyakit pernapasan kronis, gangguan kehamilan & janin serta impotensi.

Sementara itu pemakaian nikotin, salah satu zat pemicu ketergantungan merokok telah dibatasi dalam undang-undang. Undang-undang Kesehatan Indonesia No. 36/2009 menyatakan bahwa tembakau dan produk tembakau dianggap zat adiktif, dan akan diatur untuk melindungi kesehatan individu, keluarga, masyarakat serta lingkungan.