Kerugian Mengganti ASI dengan Susu Formula [webmd]

Kerugian Mengganti ASI dengan Susu Formula

PinkKorset.com, Jakarta – Mengganti asupan Air Susu Ibu (ASI) dengan susu formula ternyata membawa imbas negatif. Apa saja?

Hingga kini, masih banyak ibu yang enggan memberi ASI pada buah hatinya. Alasannya beragam. Mulai dari keterbatasan waktu, kesibukan, payudara tidak mengeluarkan ASI hingga mengurangi kecantikan.

Mereka pun tak mau ambil pusing. Memberikan susu formula menjadi solusi yang dianggap praktis. Padahal, zat gizi, kekebalan tubuh dan senyawa-senyawa penting lainnya yang terkandung secara alami dalam ASI, tidak terpenuhi.

Mia Sutanto, Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Pusat mengatakan, informasi mengenai efek samping pengantian ASI dengan susu formula seakan terabaikan.

”Para produsen susu formula tidak ingin Anda tahu dampak buruk mengganti ASI dengan susu formula,” katanya di Jakarta, baru-baru ini.

Lalu, apa saja imbas negatif memberikan susu formula ketimbang ASI?

Kerugian pada bayi

Pemberian susu formula pada bayi akan meningkatkan beragam risiko penyakit. Sebut saja asma, alergi, infeksi telinga, tekanan darah tinggi, penyakit hati, infeksi saluran pernapasan, menurunkan intelejensi (IQ) dan perkembangan kognitif. Kemudian juga obesitas, defisiensi zat besi (anemia), sindrom bayi meninggal mendadak, diabetes tipe 1 & 2, masalah pencernaan, kanker, gagal bernapas saat tidur (sleep apnea) hingga masalah gigi dan rongga mulut.

Kerugian pada ibu

Tidak mengeluarkan ASI, bukan berarti ibu bebas dari masalah. “Seorang perempuan akan berisiko lebih besar terkena kanker dan penyakit organ reproduksi bila tidak menyusui,” kata Mia.

Beberapa penyakit yang mengintai ibu yang tidak menyusui, antara lain kanker payudara, kanker indung telur, kanker rahim, diabetes tipe 2, obesitas, osteoporosis, hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

Kerugian ekonomi

Umumnya susu formula dibanderol dengan harga mahal. Untuk memberikan susu formula pada bayi diperlukan botol dan dot. Semua kebutuhan ini menghasilkan pengeluaran yang tidak sedikit. Bandingkan dengan cara alami yang hanya membutuhkan makanan sehat untuk dikonsumsi ibu agar menghasilkan ASI yang berkualitas.

 

Jadi, pilih ASI atau susu formula?

Bagi para ibu, bila Anda ingin buah hati tumbuh dengan sehat, sebaiknya buat pilihan cerdas.