Minimalkan Risiko Parkinson Pada Kaum Muda [healthxchange]

Minimalkan Risiko Parkinson Pada Kaum Muda

PinkKorset.com, Jakarta – Meski banyak menyerang lansia, parkinson saat ini mulai dijumpai pada usia muda.

Spesialis bedah saraf Dr. Made Agus Mahendra Inggas, Sp.BS mengatakan, parkinson tak cuma dialami lansia. Golongan usia muda pun memiliki risiko yang cukup besar juga terhadap parkinson.

Menurutnya, usia dekade 3 dan 4 dapat terkena parkinson. “10% kasus parkinson yakni genetik. Gaya hidup buruk, merokok, stres dan trauma di kepala bisa memicu parkinson,” ucapnya di Jakarta baru-baru ini.

Meskipun tidak bisa disembuhkan, risiko terkena parkinson bisa diminimalkan. Olah raga teratur, makan makanan bergizi, pola hidup sehat dan seimbang, menjauhi konsumsi alkohol dan pemaparan kimia menjauhkan diri dari parkinson.

Selain itu, olah raga pada pasien parkinson juga bermanfaat.

“Olah raga mampu memperbaiki postur tubuh, menguatkan otot dan melatih keseimbangan, mengeluarkan hormon dan zat kimia tubuh agar lebih segar dan perjalanan penyakit menjadi landai,” ujarnya.

Beberapa olah raga yang cocok bagi pasien parkinson, antara lain tai chi, yoga, bersepeda dan jalan pagi.

Mantan pemain Rugby Shaun Slicker, didiagnosis mengidap penyakit Parkinson pada usia 23 tahun.

Mantan pemain Rugby Shaun Slicker, didiagnosis mengidap penyakit Parkinson pada usia 23 tahun.