Buku Batik Untuk Ratu Inggris [queenelizabeth]

Buku Batik Untuk Ratu Inggris

PinkKorset.com, Jakarta –  Sebuah buku tentang pembuatan batik, diluncurkan khusus untuk memeringati hari jadi Ratu Elizabeth II ke-90.

Bertajuk ‘Indonesian Batik: Celebrating the 90th Birthday of Her Majesty Queen Elizabeth II’ buku ini diluncurkan bertepatan Hari Batik Nasional di Kediaman Moazzam Malik, Dubes Inggris untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste, di Jakarta, Senin (3/10/2016).

Buku karya Dipo Alam itu memaparkan tentang kreasi unik satu set desain batik yang mencerminkan keragaman budaya dan sejarah Indonesia, komponen tradisional batik dengan pemahaman arti filosofi Jawa bercampur dengan pola-pola emblem.

Selain simbol-simbol kerajaan Ratu Inggris yang dipersiapkan pengrajin ahli batik tulis Indonesia untuk diaplikasikan pada lembaran kain terbaik untuk menghasilkan hadiah bagi Sri Ratu.

Buku tersebut merupakan lanjutan dari pemberian kain batik Indonesia serta lukisan yang menggambarkan Ratu Elisabeth dan Pangeran Philip dalam busana batik sebagai hadiah HUT ke-90 Ratu Inggris pada Mei lalu.

Dalam lukisan tersebut, Ratu Elizabeth II tampak mengenakan pakaian batik dengan kombinasi simbol sawunggalih, lencana kerajaan yang mewakili kemuliaan, dengan hamparan sawah sebagai latar belakang. Serta hiasan ornamen kerajaan Britania Raya.

“Beberapa ciri khas Batik Ratu Elizabeth II adalah ada cypher mahkota EIIR, burung Sawunggaling dan  warna biru, hijau, turkuaz,”ujar Dipo Alam yang juga Pendiri Yayasan Batik Indonesia.

Buku Batik Untuk Ratu Inggris

Mengapa Ratu Inggris?

Dipo Alam menjelaskan bahwa ia  terinspirasi kehidupan dan kepemimpinan Ratu Elizabeth di Inggris dan negara Persemakmuran Inggris serta dunia diplomatik yang lebih luas.

Buku ini diharapkan akan memperkuat hubungan antara kedua bangsa. “Saya yakin warga Inggris antusias untuk mencari tahu dan belajar tekstil dan bahan batik dari Indonesia ini,” ujarnya.

Sementara Moazzam Malik mengaku jarang melihat negara di mana kerajinan tangan dan pakaian tradisional adalah bagian yang integral, tidak terpisahkan dari identitas nasional dan kebudayaan.

“Kini melalui karya inspiratif Pak Dipo, kolega-koleganya dan Yayasan Dandara Amal Indonesia, ia merasa senang batik-batik ini telah dengan selamat sampai di Istana Buckingham dari tempat asalnya sebagai hadiah dari warga Indonesia,” ujarnya.