Begini Kondisi Kanker Anak Saat Ini [docmed]

Begini Kondisi Kanker Anak Saat Ini

PinkKorset.com, Jakarta – Hingga kini kanker anak terus menghantui anak-anak karena tidak terdeteksi seperti kanker pada dewasa.

Kendati jumlah kasus kanker anak tidak sebanyak kanker dewasa tetapi kanker anak sangat mengkhawatirkan. Pasalnya kanker anak tidak dapat terdeteksi kecuali kanker bola mata (retinoblastoma).

Penggagas, Pendiri dan Ketua Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI), Ira Soelistyo menjelaskan, saat ini jumlah kasus kanker anak 3%-4% dibandingkan kanker dewasa atau setiap 1 juta anak terdapat 120 anak dengan kanker.

“Anak-anak penyintas di YKAKI paling banyak mengalami leukimia sebesar 40%,” ucapnya usai acara Syukuran HUT ke-1 Green Pramuka Square bersama YKAKI di Jakarta, Kamis (21/12/2017).

Penyintas kanker anak di rumah singgah ini tercatat berumur 2 bulan hingga 16 tahun. Sebagian besar penyintas berumur di bawah 9 tahun. Kanker anak tidak memandang status sosial maupun ekonomi masyarakat. Semua anak berpeluang mengalami kanker.

“Begitulah kanker anak tidak bisa terdeteksi. Tidak diketahui penyebab kanker anak. Diyakini akibat polusi meski belum diketahui pasti,” sambungnya.

YKAKI mencatat 30% penyintas kanker anak meninggal setiap tahun.

Bila anak mengalami gejala mimisan, panas dan sumeng sembuh setelah berobat dan kambuh lagi saat berhenti pengobatan sebaiknya segera periksa ke dokter.

“Pastikan gejala tersebut bukan bagian dari kanker anak,” katanya.

Begini Kondisi Kanker Anak Saat Ini

Sebagai bentuk kepedulian antar sesama, Green Pramuka Square (GPS) menyerahkan donasi kepada YKAKI sebesar Rp20 juta. Donasi merupakan hasil penggalangan dana kegiatan Stupa Art Competition, kompetisi lukis media telor styrofoam dengan tinggi hampir satu meter.

General Manager Green Pramuka Square Liza Monalisa menuturkan, GPS tidak hanya fokus pengelolaan dan pengembangan usaha, tetapi juga terhadap nilai-nilai sosial sebagai wujud kepedulian dan komitmen membentuk kehidupan lebih baik untuk sesama.

“Oleh karena itu, kami ingin menjadikan peringatan hari jadi GPS pertama ini dengan berbuat sesuatu yang berarti bagi anak-anak penyintas kanker di YKAKI,” tutupnya.