Kursus Bahasa Jarak Jauh Mudah Ditempuh [edsurge]

Kursus Bahasa Jarak Jauh Mudah Ditempuh

PinkKorset.com, Jakarta – Kini belajar bahasa asing bisa dilakukan di mana saja melalui platform online, Squline.

Platform karya anak bangsa ini menghubungkan siswa dengan guru profesional untuk belajar bahasa asing melalui video call dengan teknik pembelajaran one on one live tutoring.

Saat ini kemampuan berbahasa asing diperlukan agar mampu bersaing di kancah internasional. Sehingga masyarakat Indonesia tidak hanya menjadi target market negara-negara asing.

CEO Squline Tomy Yunus menambahkan, Indonesia memiliki potensi luar biasa dengan 70% usia pekerja dan mencakup 40% populasi di ASEAN. Namun, potensi ini masih terkendala daya saing keterampilan bahasa asing. Terlebih edukasi bahasa asing yang mumpuni sulit diperoleh masyarakat di pelosok Indonesia.

“Oleh karena itu Squline membuat borderless learning environment,” ucapnya saat acara Kerja Sama Squline dan PPB Atma Jaya di Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Kursus Bahasa Jarak Jauh Mudah Ditempuh

Sejak didirikan pertama kali pada 2013, Squline menghubungkan siswa dengan pengajar asing secara langsung melalui video call yang dapat diakses melalui website maupun smartphone. Adapun kelas bahasa asing yang disediakan meliputi Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin dan Bahasa Jepang.

Menjelang akhir tahun Squline bekerja sama Pusat Pengajaran Bahasa (PPB) Atma Jaya mengembangkan kurikulum Bahasa Inggris untuk meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan publik.

Kepala PPB Atma Jaya Katharina Endriati Sukamto menuturka, kerja sama ini berfokus pada pembuatan kurikulum up to date yang disesuaikan dengan relevansi kehidupan sehari-hari dan diadopsi ke paltform Learning Management System Squline.

“Kurikulum dan materi pembelajaran Bahasa Inggris ini diperbaharui setiap enam bulan,” sambungnya.

Kursus Bahasa Jarak Jauh Mudah Ditempuh

Kurikulum Bahasa Inggris ini menekankan pada kompetensi komunikasi siswa dilengkapi dengan keterampilan dasar komunikasi dalam bekerja. Sehingga ketika siswa belajar lebih banyak berbicara menggunakan bahasa Inggris ketimbang konsep pembelajaran konvensional yang cenderung pasif.

Saat ini Squline telah menghubungkan lebih dari 3.000 siswa dengan 120 guru. Sejauh ini peserta didik didominasi umur 25-30 tahun yang terdiri atas kalangan pekerja, wirausaha dan ibu muda.

Squline membuka kelas mulai pukul 09.00-21.00 WIB dengan lebih dari 5.000 kelas dibuka tiap bulan. Biaya yang ditawarkan mulai Rp500 ribuan per bulan dengan rincian delapan sesi pertemuan dan menghabiskan waktu 25 menit per sesi.

“Jumlah siswa ditargetkan meningkat tiga kali lipat pada 2018,” pungkas Tomy.