Aplikasi Chatting Selain WhatsApp

PinkKorset.com – Selama ini, kita terbiasa chatting menggunakan Whatsapp. Namun, sebenarnya banyak aplikasi perpesanan lain yang menarik untuk digunakan.

Awal tahun ini, WhatsApp ramai jadi perbincangan netizen di seluruh dunia terkait kebijakan privasinya yang mengharuskan pengguna ‘setuju dan menerima’ jika ingin terus menggunakan platform tersebut setelah 8 Februari.

Meskipun WhatsApp akhirnya menunda kebijakan tersebut hingga Mei, jutaan orang sudah beralih atau setidaknya mempertimbangkan untuk menggunakan aplikasi perpesanan lain. Apa saja?

LINE

Aplikasi Chatting Selain WhatsApp

LINE selalu disebut-sebut sebagai saingan terberat WhatsApp. Selain meningkatnya penggunaan LINE video call hingga 100% di tahun 2020, platform OpenChat juga menjadi pilihan ideal untuk mendapatkan berbagai informasi dan bertukar pikiran mengenai hobi dan topik-topik favorit lain yang digemari. Hingga Desember 2020, LINE OpenChat telah mencatatkan 18 juta anggota di Indonesia, dengan 850.000 grup komunitas dan sekitar 100 juta chat per bulannya.

LINE juga menjadi salah satu aplikasi komunikasi pilihan yang menyediakan beragam fitur menarik, seperti ‘Line Out’ untuk melakukan panggilan internasional ke pengguna non-Line, fitur ‘Keep’ untuk menyimpan pesan dan foto favorit, serta mengirim pesan teks dan berbagi file / media, yang diklaim telah dienkripsi di server LINE dan tidak dapat dibaca oleh siapa pun kecuali pengirim dan penerima pesan.

Hal lain dari aplikasi perpesanan LINE adalah kunci kode sandi, pesan filter, tema, Line Pay untuk pembayaran, dan ‘timeline’ untuk melihat pembaruan status dan foto dari teman Anda.

 Telegram

Aplikasi Chatting Selain WhatsApp

Telegram juga menjadi trending usai WhatsApp mengumumkan aturan barunya tersebut. Awal bulan ini, Telegram global mencatatkan 500 juta pengguna aktif bulanan, dengan rekor 25 juta orang yang bergabung dengan layanan ini hanya dalam periode 72 jam saja.

Perusahaan pertukaran pesan milik Pavel Durov ini bahkan langsung meluncurkan fitur yang memungkinkan pengguna WhatsApp memindahkan history chat individu maupun grup ke Telegram. Tidak hanya riwayat obrolan, namun juga video dan dokumen.

Melalui blog resminya, Telegram mengatakan bahwa fitur baru ini bisa digunakan oleh pengguna Android maupun iOS.  Bahkan pemindahan data ini bisa dilakukan juga dari aplikasi lain seperti Line atau KakaoTalk.

Signal

Aplikasi Chatting Selain WhatsApp

Signal adalah alternatif WhatsApp lain yang banyak dibicarakan, terutama setelah CEO Tesla, yakni Elon Musk merekomendasikannya secara langsung. Bahkan atas sarannya, Signal mengalahkan WhatsApp untuk menjadi aplikasi gratis teratas di App Store di India, Jerman, Prancis, Austria, Finlandia, Hong Kong, dan Swiss.

Aplikasi ini telah mengalami lonjakan pengguna dalam beberapa tahun terakhir, karena fitur privasinya. Forbes membeberkan kalau perbandingan metadata dari berbagai aplikasi pesan seperti WhatsApp, iMessage, Facebook Messenger, dan Signal menunjukkan kalau aplikasi ini tidak menghimpun data apapun. Hal ini sesuai deskripsi di App Store yang menyebutkan bahwa Signal tidak menautkan data apa pun ke identitas Anda.

Aplikasi ini memiliki kode keamanan untuk memverifikasi bahwa panggilan dan pesan yang dikirim ke obrolan dienkripsi secara end-to-end, juga memiliki fitur keamanan seperti view-once media, kunci PIN, dan lainnya. Selain itu, Signal adalah lembaga nonprofit independen yang pengembangannya hanya didukung oleh donasi dari pengguna.

WeChat

Aplikasi Chatting Selain WhatsApp

WeChat merupakan komunikasi pesan suara dan teks yang dikembangkan oleh Tencent, Tiongkok. Aplikasi ini dapat digunakan pada banyak sistem operasi mulai Android, iPhone, sampai Windows Phone serta platform Symbian. Selain populer di negeri asalnya, Wechat juga terkenal di Indonesia. Salah satu keunggulan WeChat adalah fitur Nеаrby Реорlе yang akan menghubungkan kita dengan orang yang lokasinya ada di dekat kita.

Sayangnya, WeChat bukan aplikasi yang paling mudah digunakan. Riwayat obrolan tidak mengikuti saat Anda berpindah perangkat. Selain itu, jika tidak menggunakan aplikasi dalam waktu lama, akan sulit masuk lagi ke aplikasi tersebut. Anda membutuhkan sesama teman WeChat untuk mengautentikasi Anda sebelum diizinkan masuk kembali.

Viber

Aplikasi Chatting Selain WhatsApp

Viber mengatakan kepada The Jerusalem Post bahwa ada lonjakan pengguna hingga 29% di beberapa wilayah pada periode 6 dan 11 Januari, setelah WhatsApp mengumumkan akan membagikan data pengguna dengan Facebook.

Viber Messanger merupakan aplikasi chatting yang sangat mirip dengan WhatsApp. Bahkan banyak yang mengatakan Viber merupakan aplikasi ‘kolaborasi’ antara WhatsApp dan Blackberry Messanger.

Bedanya, Viber memiliki halaman kontak yang dijadikan satu. Selain itu, jika geolocation diaktifkan, setiap pesan yang dikirim di Viber akan menunjukkan lokasi Anda. Pengguna juga memiliki akses ke panggilan tak terbatas, SMS tanpa akhir, dan obrolan video berkualitas tinggi.

Viber merupakan salah satu perusahaan yang tahun lalu memelopori boikot #StopHateForProfit terhadap Facebook karena tidak mampu memerangi ujaran kebencian, serta memutus semua hubungan dengan raksasa media sosial itu. Tidak hanya menarik semua iklan dari Facebook dan aplikasi kembarannya Instagram, Viber juga menghapus semua teknologi Facebook dari platformnya.