Diet Yoyo Merusak Tubuh [bossfitness]

Diet Yoyo Merusak Tubuh

PinkKorset.com, Jakarta – Menurunkan berat badan dengan diet yoyo ternyata berpotensi merusak tubuh.

Diet Yo-Yo adalah menurunkan berat badan sesingkat mungkin dengan memangkas jumlah kalori.

Ketika berat badan telah menurun, para penganut diet ini biasanya menaikkan kembali bobot tubuhnya sesuka hati tanpa mengontrol jumlah dan jenis makanan yang dikonsumsi.

Begitu pula ketika ingin menurunkan kembali, mereka melakukan diet ketat. Siklus ini dilakukan berulang kali sehingga disebut diet Yo-Yo.

Menurut Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK, diet Yo-Yo itu tidak bagus. Ketika berat badan turun, sel lemak menjadi kosong. Namun, saat berat badan naik, sel lemak terisi kembali. Massa otot pun menurun akibat tidak disertai olah raga.

“Jadi, orang-orang dengan diet Yo-Yo, ketika diperiksa, sel lemak jauh lebih banyak daripada sebelum dia menurunkan berat badan,” kata Dr. Inge saat peluncuran aplikasi dan wajah baru WRP di Jakarta, Jumat (2/10/2015).

Peningkatan jumlah lemak yang signifikan ini berbahaya bagi tubuh.

“Sel lemak mempunyai sifat sitokin yang menyebabkan peradangan dan mengirimkan sel-sel jahat termasuk radikal bebas. Inilah yang menyebabkan tubuh rusak, salah satunya penuaan dini,” ucapnya.

diet-yoyo1

Diet seperti ini umumnya diaplikasikan oleh para pemain film untuk menyesuaikan karakter yang diperankan. Mereka diantaranya Charlize Theron menaikkan 14 kg untuk film Monster, Jared Leto meningkatkan berat badan 33 kg untuk film Chapter 27, Christian Bale menurunkan berat badan mencapai 31 kg di film The Machinist.

Diet Yo-Yo dilakukan hanya sekedar menurunkan atau menaikkan berat badan tanpa mengutamakan kesehatan. Hal ini disebabkan karena mereka melakukan penurunan berat badan dengan cara ekstrem.

“Kalau memang mau menurunkan berat badan diusahakan jangan sampai naik, tetapi minimal tetap,” pungkas Dr. Inge.

Belum Ada Berita Terkait