Perempuan Saudi Tidak Boleh … Foto: ivillage

Perempuan Saudi Tidak Boleh …

PinkKorset.com, Riyadh – Kegiatan yang mungkin sepele bagi orang-orang, ternyata dilarang dilakukan perempuan Saudi. Apakah itu?

Polisi agama Arab Saudi yang ditakuti, memasuki taman umum di kerajaan teluk tersebut dan mengatakan kepada perempuan untuk berhenti menggunakan ayunan. Ini adalah tindakan yang disambut tepuk tangan meriah sekaligus kritik oleh masyarakat.

Perempuan Saudi Tidak Boleh …

Polisi agama menegur perempuan yang bermain ayunan. Foto: Al Sada

Gambar ini menunjukkan dua laki-laki dari Commission for the Promotion of Virtue and Prevention of Vice sedang memperingatkan beberapa perempuan yang sedang menggunakan ayunan.

Sebelum diterbitkan oleh surat kabar, gambar tersebut sempat beredar di jaringan sosial di Arab Saudi.

“Beberapa orang mendukung langkah yang dilakukan oleh anggota Komisi dengan alasan perempuan yang menggunakan ayunan, bisa memicu orang lain melecehkan dan mengganggu mereka, ” kata harian bahasa Arab Saudi, ‘Al Sada’.

“Sementara lainnya berpendapat, tindakan itu tidak dapat diterima, karena mengandung interfensi yang tidak dibenarkan dan pengekangan terhadap perempuan.”

Restoran tutup karena pencampuran jenis kelamin

Polisi agama yang sangat berpengaruh di Arab Saudi juga menutup sebuah restoran di kerajaan teluk yang konservatif ini atas pelanggaran besar-besaran, termasuk pencampuran jenis kelamin.

Anggota Komisi yang didukung oleh polisi laki-laki lain dan inspektur kota, menyerbu restoran di barat pelabuhan Laut Merah Jeddah dan memerintahkan penyegelan tanpa batas waktu.

“Sumber mengatakan mereka menutup restoran setelah melanggar hukum setempat, termasuk pencampuran antara laki-laki dan perempuan, mengoperasikan saluran TV porno dan melayani shisha di tempat-tempat tertutup, ” kata harian ‘Sabq’.

Pencampuran laki dan perempuan secara ketat dilarang di sekolah-sekolah, universitas dan sebagian besar tempat lain di kerajaan kaya minyak tersebut.