7 Lokasi Wisata yang Terancam Punah [TreeHugger]

7 Lokasi Wisata yang Terancam Punah

PinkKorset.com –  Surga dunia yang merupakan lokasi satwa dan tanaman liar terancam keberadaannya. Kini saat tepat mengunjunginya, sebelum terlambat.

Beberapa lokasi wisata alam di dunia memang memiliki keindahan tak ternilai. Tidak hanya pemandangan yang menakjubkan, namun juga keanekaragaman hayatinya.

Sayang, eksistensi lokasi wisata alam tersebut kini terancam punah.

Selagi bisa menikmatinya, Anda dapat memasukkan beberapa lokasi tersebut sebagai tujuan wisata 2017. Apa saja?

  1. Sumatera dan Kalimantan

7 Lokasi Wisata yang Terancam Punah

Dua pulau di Indonesia masuk dalam daftar daerah yang terancam punah. Sumatera sebagai pulau terbesar keenam di dunia dan Kalimantan sebagai pulau terbesar ketiga, memiliki kekayaan alam yang terancam punah.

Kedua pulau ini telah kehilangan 50% dari hutan hujan tropis, yang merupakan rumah bagi sejumlah spesies langka seperti Harimau Sumatera, Orangutan Sumatera, Gajah, Badak Sumatera dan Gajah Kerdil. Hilangnya hutan disebabkan oleh perkebunan kelapa sawit.

Data resmi menunjukkan 70% dari sisa hutan tropis Indonesia akan dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit atau akasia di tahun-tahun mendatang, dengan perkiraan kehancuran total dalam dua dekade.

  1. The Great Barrier Reef

7 Lokasi Wisata yang Terancam Punah

Australia Great Barrier Reef juga masuk ke dalam daftar daerah terancam punah dalam Situs Wairsan Dunia pada bulan Juli 2016. Dilaporkan 25% dari terumbu karan telah dibunuh akibat bleaching serta efek samping dari perubahan iklim.

Beberapa ilmuwan beranggapan sudah terlambat untuk menyelamatkan karang. Namun, saat ini masih ada ratusan mil terumbu karang yang sehat dan masih bisa dinikmati keindahannya.

  1. Laut Mati

7 Lokasi Wisata yang Terancam Punah

Tingginya permintaan terhadap garam Laut Mati karena kemampuan penyembuhannya, menjadi salah satu alasan terancamnya lokasi wisata ini pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Selain penyebab terbesarnya yakni pengalihan sungai Yordan. Dapat dilihat bahwa penipisan pada Laut Mati sejak 1970-an terus terjadi. Runtuhnya lubang di sekitar juga menjadi masalah besar. Pada 1996 ada 200an lubang dan meningkat pesat hingga kini menjadi 5000 lubang.

Jordania melakukan proyek penyelamatan yang akan menghubungkan Laut Merah dengan Laut Mati, namun beberapa ilmuwan mengatakan skenario ini memiliki konsekuensi yang mengerikan bagi lingkungan. Anda pun sebaiknya memasukkan lokasi ini lebih awal sebagai tujuan wisata.

Empat lokasi wisata lain yang terancam punah