Begini Cara Investasi dengan Uang Receh [google]

Begini Cara Investasi dengan Uang Receh

PinkKorset.com, Jakarta – Sebaiknya mulai sekarang Anda manfaatkan uang receh karena bisa digunakan untuk investasi.

Kini berinvestasi tidak perlu membutuhkan dana besar. Cukup dengan uang receh, Anda bisa memulai berinvestasi. Tetapi bukan mengumpulkan uang receh secara manual. Ada cara mudah berinvestasi uang receh, misalnya dengan aplikasi Raiz Invest. Aplikasi asal Australia ini mengelola uang receh atau uang kembalian dari transaksi Anda menggunakan kartu debit maupun dompet elektronik (e-wallet).

Uang receh hasil transaksi tersebut dikumpulkan secara otomatis. Pembulatan ke atas setiap transaksi kelipatan Rp 5.000 terdekat dan pembulatan yang terkumpul hingga Rp 10.000 akan diinvestasikan secara otomatis ke reksa dana.

Aplikasi ini juga memudahkan masyarakat berinvestasi reksa dana tanpa perlu modal besar. Hal ini sejalan dengan minimnya jumlah investor reksa dana di Indonesia. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) hingga Juli 2018 menunjukkan, jumlah investor reksa dana di Indonesia baru mencapai 820.000 orang.

“Tidak banyak yang mengetahui bahwa mereka sebenarnya dapat mulai berinvestasi dari jumlah uang kecil dan tanpa harus mengubah gaya hidup mereka,” ucap Chief Executive Officer Raiz Invest Indonesia, Melinda N. Wiria di Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Selain investasi otomatis dari pembulatan transaksi, pengguna juga dapat berinvestasi secara rutin menggunakan fitur cicilan investasi (recurring investment) atau secara seketika dengan fitur ’Iump sum’ untuk meningkatkan investasi di akun Raiz mereka.

Begini Cara Investasi dengan Uang Receh

CEO of Raiz Invest Australia, George Lucas menambahkan, Raiz menjadi game changer khususnya bagi kaum millennial dalam menciptakan kebiasaan berinvestasi di Australia. Aplikasi ini sangat cocok bagi siapa pun yang belum memahami investasi atau tidak tahu bagaimana caranya untuk mulai berinvestasi.

“Selain itu, aplikasi ini juga mendidik masyarakat tentang keuntungan berinvestasi secara teratur dalam jumlah kecil,” ujarnya.

Diluncurkan dengan nama Acorns di Australia pada Februari 2016, aplikasi ini kemudian berganti nama menjadi Raiz Invest pada April 2018. Hingga Januari 2019, aplikasi Raiz telah diunduh sebanyak Iebih dari satu juta kali dan memiliki lebih dari 175.000 pengguna aktif. Hingga 2020 mendatang Raiz Invest menargetkan mencapai 400 ribu investor baru di luar investor reksa dana. Informasi lebih lengkap dapat membuka laman ini.