Pajak Aston Martin Dibayar Dengan Koin [traittimes]

Pajak Aston Martin Dibayar Dengan Koin

PinkKorset.com, Singapura – Seorang laki-laki membayar pajak dan asuransi untuk kendaraan mewahnya dengan koin.

Berdasarkan perintah pengadilan, Lester Ong Boon berutang pada dealer mobil Exotic Motors lebih dari S$11 ribu atau Rp103 juta untuk pajak dan asuransi mobil Aston Martin-nya. Selain tambahan S$8 ribu atau Rp75 juta untuk biaya pengacara.

Namun, Lester Ong tampaknya tidak suka dengan keputusan tersebut.

Setelah pegawai dealer menandatangani tanda terima, salah satu pekerja Lester Ong masuk membawa masuk troli dengan sekotak styrofoam penuh berisi koin.

Kamera pengintai di dealer tersebut menunjukkan pekerja tersebut menumpahkan seluruh koin tersebut ke lantai karpet dan segera meninggalkan tempat tersebut.

Pemilik dealer Eexotic Motor Sylvester Tang mengatakan, “Pengacara Lester Ong memberitahu kami bahwa ia akan datang untuk mengembalikan uang, bahkan secara tunai.”

Namun, ia tidak mengira, pembayaran akan dilakukan dengan koin, yang bahkan berbau amis. Akibat perbuatan Lester, tokonya kini berbau busuk, sehingga tidak ada pelanggan yang datang.

Ia pun kemudian mengumpulkan koin-koin trersebut dalam kantong plastik dan dimasukkan dalam bagasi mobil untuk dikembalikan kepada pengacara Lester Ong.

Pajak Aston Martin Dibayar Dengan Koin

Lester mengklaim bahwa koin adalah alat pembayaran yang sah. Namun, menurut UU mata uang Singapura, koin dalam denominasi kurang dari 50 sen tidak dapat digunakan untuk pembayaran lebih dari S$2 atau Rp18 ribu.

Sementara sebagian besar koin yang digunakan merupakan koin 20 sen.

Ini bukan pertama kalinya Lester Ong berurusan dengan perusahaan. Tahun lalu pengadilan juga memerintahkannya untuk membayar kasino Marina Bay Sands senilai S$ 240 ribu atau Rp2,2 miliar terkait kasus penagih utang.