Ini Bedanya Botox dan Filler [Artemedica]

Ini Bedanya Botox dan Filler

PinkKorset.com, Jakarta – Seringkali kita menganggap botox dan filler sama-sama digunakan untuk menyamarkan kerutan wajah. Benarkah begitu?

Botox dan filler adalah bagian dari perawatan anti-aging yang dilakukan dengan cara disuntik. Keduanya tidak sama karena memiliki cara kerja yang berbeda. Botox (Botulinum toxin A) disuntikkan pada wajah untuk menghilangkan kerutan atau mengecilkan otot wajah. Toxin yang dihasilkan bakteri Clostridium botulinum ini melemahkan otot wajah.

Direktur Medical dan Treatment Klinik Oriskin dr. Rimenda Sitepu mengatakan, botox diaplikasikan pada otot wajah yang sering bergerak sebagai bagian ekspresi wajah, seperti dahi, tepi mata dan garis senyum. Bagian tersebut seringkali menimbulkan kerut.

“Injeksi botox menekan produksi acetylcholine yang mencegah kontraksi sel-sel otot,” katanya di sela-sela Grand Opening Oriskin Kedoya di Jakarta, Sabtu (1/12/2018).

Otot yang dilemahkan ini mencegah gerakan pada area dinamis wajah. Sehingga tidak terjadi penarikan kulit dan meminimalkan kerutan.

Sementara cara kerja filler menambah volume pada wajah akibat jumlah kolagen kulit yang menyusut seiring pertambahan umur. Partikel Hyaluronic acid pada filler ini terdapat secara alami di dalam tubuh. Biasanya filler diaplikasikan pada area kantung mata, menambah volume bibir dan hidung hingga sudut kanan serta kiri mulut.

“Khusus filler tersedia enzim Hyalurodinase untuk menetralkan Hyaluronic acid yang telah masuk ke dalam tubuh,” ucapnya.

Ini Bedanya Botox dan Filler

[Demo injeksi filler dan talkshow kecantikan di Oriskin, Kedoya]

Kedua prosedur perawatan ini berefek sementara, botox umumnya bertahan 12 bulan dan filler berkisar 6-12 bulan.
Perawatan botox dan filler sebaiknya tidak dilakukan di salon-salon kecantikan. Kedua perawatan tersebut harus dilakukan oleh dokter kecantikan karena memiliki efek negatif bila salah prosedur. Terlalu banyak dosis botox menyebabkan sesak napas. Bila salah injeksi filler menyebabkan depresi pembuluh darah.

Dokter berkacamata ini menjelaskan, Oriskin adalah klinik yang menawarkan beragam kecantikan dan kesehatan serta ditangani para dokter dan tenaga ahli profesional di bidang kecantikan.

“Keunggulan Oriskin yakni sistem membership agar perempuan mendapat perawatan dengan standar terbaik dan harga yang bersahabat,” tuturnya.

Sejak Oriskin didirikan pertama kali pada 2015 hingga kini telah memiliki 30 cabang di seluruh Indonesia. Cabang terakhir dibuka di Ruko Kedoya Center Blok B No.06, Jl. raya Perjuangan I, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.