Bamus Betawi Lestarikan Budaya Leluhur [jakarta-tourism.go.id]

Bamus Betawi Lestarikan Budaya Leluhur

PinkKorset.com, Jakarta – Bamus Betawi menjadi wadah perjuangan masyarakat Betawi dalam melestarikan budaya leluhur.

Eksistensi masyarakat Betawi sebagai tuan rumah di Ibukota Indonesia, Jakarta seolah meredup, tergerus arus modernisasi. Bamus Betawi hadir menjadi wadah perjuangan dan pergerakkan seluruh ormas Betawi untuk memberdayakan masyarakat betawi, melestarikan dan mengembangkan adat istiadat serta budaya.

“Terutama mengawal pelaksanaan Perda nomor 4 tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi,” ucap Sekretaris Majelis Adat Betawi, KH. Lutfi Hakim dalam Pelantikan Pengurus Bamus di Jakarta, Minggu (25/8/2019).

Menurutnya pelaksaan Perda tersebut belum optimal. Lutfi menambahkan, Gubernur Anies Baswedan belum menyempurnakan dengan pergub-pergub.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Bamus Betawi, H. Zainudin mengatakan, memang ada semangat dan dorongan kuat mayoritas betawi di Jakarta untuk meluruskan gerak Bamus Betawi ke depan. Sebagai masyarakat Betawi merasa berkepentingan untuk menjaga peradaban adat istiadat dan budaya Betawi.

“Ruh orang Betawi di situ. Kalau ruh peradaban ini hilang maka kaum Betawi tidak akan seperti sekarang ini,” terangnya.

Bamus Betawi Lestarikan Budaya Leluhur

[Pelantikan kepengurusan Bamus Betawi 2019-2023)

Dalam menjaga ruh peradaban ini, Bamus Betawi melantik pengurus periode 2019-2023 yang dipilih secara ketat oleh sembilan Majelis Adat Betawi. Mereka adalah orang-orang dengan garis keturunan murni Betawi. Kesembilan orang ini menjabat seumur hidup dan berwenang mengutus, menyambung, mengangkat maupun memberhentikan ketua umum Bamus Betawi.

“Kami berterima kasih kepada gubernur sebelumnya yang meletakkan dasar kuat dan menjadikan orang Betawi sebagai putra asli daerah serta budayanya diakui sebagai ciri khas ibukota,” pungkasnya.