Lulusan LaSalle College Jakarta Pamerkan Kreasi Wastra Nusantara [LaSalle College Jakarta]

Lulusan LaSalle College Jakarta Pamerkan Kreasi Wastra Nusantara

PinkKorset.com, Jakarta – Lulusan LaSalle College Jakarta angkatan 2022 memamerkan kreasi busana dengan berbagai keindahan wastra Nusantara dari beberapa daerah di Indonesia.

Melalui acara Graduation Ceremony 2022 and 25th Anniversary LaSalle College Jakarta yang berlangsung di Senayan City, Jakarta, para lulusan angkatan 2022 memamerkan ragam busana dengan aneka wastra atau kain Nusantara. Berbeda dengan acara tahun-tahun sebelumnya yang mengangkat wastra dari satu daerah saja, tahun ini berbagai wastra tradisional dari berbagai daerah di Indonesia hadir mewarnai acara kelulusan tahunan.

Wastra Nusantara ini meliputi tenun watublapi Flores, tenun pahikung Sumba, batik gentongan Madura, tenun sutra Garut, ulos Sumatera Utara, ulap doyo Kalimantan Timur, songket Padang, tenun sengkang Makassar, kain lurik, tenun bulu Garut, tenun sikka Flores dan tenun Baduy.

“Sekarang untuk pertama kalinya kami menggunakan kain dari berbagai daerah di satu acara,” ucap Campus Director LaSalle College Jakarta, Bonatua Napitu di Jakarta, Jumat (19/8/2022).

Lebih lanjut, Bonatua menambahkan, kegiatan tahunan LaSalle College Jakarta ini mengusung tema Sphere: An Orb of Immense Creativities. Pemilihan tema ini dilatarbelakangi kondisi beberapa tahun ini penduduk bumi dipaksa hidup dengan penuh pembatasan akibat pandemi. Namun, untuk beberapa orang justru tidak menyurutkan mereka untuk berhenti berkreasi.

“Tema ini melambangkan hasil berbagai kretivitas penuh ragam dari siswa LaSalle College Jakarta selama masa pembatasan tersebut,” katanya.

Berpusat di Montreal, Kanada, LaSalle College Jakarta hadir di Indonesia sejak 30 Desember 1997. Sekolah Tinggi Desain yang berumur hampir seperempat abad ini telah memiliki berbagai program studi, antara lain Fesyen Desain, Fesyen Bisnis, Desain Interior, Tata Rias Artistik, Digital Media-Game Art Desain dan Fotografi.

{Temu Media Graduation Ceremony 2022 and 25th Anniversary LaSalle College Jakarta]

Sementara program studi terbaru adalah Cinematography yang dihadirkan untuk menjawab kebutuhan pekerja kreatif di industri perfilman. Menurut Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Desain LaSalle, Hariyadi Sukamdani, potensi bisnis sinematografi luar biasa seperti halnya yang telah dilakukan Korea Selatan. Dia menilai Indonesia juga memiliki potensi yang lebih besar.

“Itu yang sebenarnya kami lihat, Indonesia punya kemampuan yang sebetulnya kalau jujur jauh lebih besar dari Korea,” sambungnya.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan sinematografi sangat tinggi. Kebutuhan terhadap tenaga kerja di industri perfilman itu sangat besar sekali. Perfilman ini bukan hanya layar lebar tetapi juga televisi, media sosial dan lainnya.