Nge-Charge Hape di Bangku Pintar Soofa [soofa]

Nge-Charge Hape di Bangku Pintar Soofa

PinkKorset.com, Massachusetts – Taman memang tempat yang menyenangkan untuk bertemu teman dan ngobrol santai. Apalagi bila tak perlu khawatir baterai ponsel atau gadget lain habis.

Boston, ibu kota Negara Bagian Massachusetts di Amerika Serikat, mulai memasang bangku taman yang berfungsi ganda sebagai pengisi daya listrik.

Bangku serbaguna yang dijuluki Soofa memiliki colokan USB tempat para pengunjung taman bisa menggunakannya untuk mengisi mobile gadget.

Tak hanya itu saja, bangku itu juga terhubung secara nirkabel dengan jaringan internet sehingga bisa mengunggah data kualitas udara dan tingkat kebisingan. Selain informasi seberapa banyak energi sinar matahari yang berhasil dipanen dari panel sel surya yang diletakkan di atas balok beton.

Saat ini, baru ada empat Soofa, dua di Boston Common dan dua lagi di Titus Sparrow Park. Beberapa bangku lagi akan ditambahkan di Boston dan Cambridge beberapa pekan mendatang.

Operator seluler Verizon Communications memberi dukungan teknis dan Cisco Systems membayar produk bangku pertamanya yang diletakkan di Boston.

Wali Kota Boston Martin Walsh mengaku sangat gembira dengan temuan bangku pintar bertenaga surya ini. “Bila ponsel Anda bukan hanya untuk menelepon saja, kenapa bangku hanya untuk duduk saja?”

Nge-Charge Hape di Bangku Pintar Soofa

Presiden AS Barack Obama dan Sandra Richter duduk di bangku (contoh) “soofa,” pada 18 Juni 2014 di Washington, D.C.

Soofa adalah hasil karya Changing Environments, usaha rintisan dari para peneliti MIT Media Lab di kampus Institut Teknologi Massachusetts. Usaha ini didirikan oleh tiga perempuan muda asal Jerman dengan latar belakang desainer, insinyur elektro, dan pakar pemasaran. Seperti diketahui, di Jerman, energi surya memang sangat populer.

Sandra Richer, pendiri usaha rintisan sekaligus CEO mengatakan, sedang memikirkan cara mengubah opini publik untuk lebih menerima energi surya,”Selain mulai menjalin dialog mengenai kualitas udara di kota serta mengenai energi terbarukan.”

Sandra memperkirakan 12 sampai 20 orang akan duduk di bangku itu tiap hari. Pada Minggu 29 Juni lalu, tercatat ada sepasang anak muda duduk di bangku itu sambil mengisi daya ponsel pada pukul 5.30 sampai 7.30 pagi.