Opera Ikan Asin [teater koma]

Opera Ikan Asin

Sebuah pertunjukan Teater Koma yang mementaskan lakon era ketidakjelasan dalam balutan suasana Batavia zaman Hindia Belanda.  

Menyambut ulang tahun Teater Koma ke-40 sekaligus produksi ke-147, pementasan Opera Ikan Asin (The Threepenny Opera) digelar di Ciputra Artpreneur, Lotte Shopping Avenue, Jakarta pada 2-5 Maret 2017.

Pementasan yang didukung Bakti Budaya Djarum Foundation ini menceritakan Si Raja Bandit Batavia, Mekhit alias Mat Piso (Rangga Riantiarno) yang menikahi Poli Picum (Sekar Dewantari) tanpa seizin ayahnya, Natasasmita Picum, juragan pengemis se-Batavia (Budi Ros).

Picum mengancam asisten kepala polisi Batavia sekaligus sahabat Mekhit, Kartamarma (Joind Bayuwinanda) untuk mengacaukan upacara penobatan Gubernur Jendral yang baru. Mekhit pun ditangkap dan diancam hukuman gantung. Bagaimana nasib Mekhit?

Opera Ikan Asin

Kisah era penuh ketidakjelasan ini diselimuti pertentangan kaum kaya dan miskin. Kebobrokan suatu sistem ketika petinggi hukum bersahabat dengan para penjahat kakap, sogok-menyogok yang menjadi kewajaran, hukum yang disandera kepentingan pribadi dan titah penguasa memutar balik keputusan pengadilan.

Opera Ikan Asin

Opera Ikan Asin merupakan kisah saduran dari lakon The Beggar’s Opera karya John Gay dan musik J.C. Pepusch yang dipentaskan pada 1728 di London. Lakon Die Dreigroschenoper (The Threepenny Opera) karya Bertolt Brecht dengan komposisi musik Kurt Weill dipentaskan perdana di theater am Schiffbaurdam, Berlin pada 31 Agustus 1928.

Lakon inilah yang disadur N. Riantiarno menjadi Opera Ikan Asin dengan pengubahan latar peristiwa London abad ke-19 menjadi suasana Batavia abad ke-20 zaman Hindia Belanda.

Teater Koma pertama kali mementaskan Opera Ikan Asin pada 30 Juli 1983 – 8 Agustus 1983 di Teater Tertutup taman Ismail Marzuki. Kemudian dipentaskan lagi pada 20-21 Agustus 1983 dan 10-24 April 1999 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki.

Opera Ikan Asin

Opera Ikan Asin menampilkan para pemain Teater Koma, diantaranya Budi Ros, Cornelia Agatha, Sari Madjid Prianggoro, Alex Fatahillah dan Asmin Timbil. Mereka tampil dengan kostum karya Samuel Wattimena, koreografi oleh Ratna Ully dan bimbingan vokal dari Naomi Lumban Gaol serta tata rias garapan Sena Sukarya.

Anda dapat menyaksikan pementasan Opera Ikan Asin ini di Ciputra Artpreneur pada 2-5 Maret 2017, pukul 19.30 WIB dan Minggu, pukul 13.30 WIB. Harga tiket berkisar Rp150 ribu – Rp850 ribu dan dapat diperoleh melalui tiket@teaterkoma.org, www.teaterkoma.org dan www.blibli.com.