Solusi Atasi Tumit Kering dan Pecah [newsfeed.time]

Solusi Atasi Tumit Kering dan Pecah

PinkKorset.com, Jakarta – Anda dapat mengembalikan tumit kering dan pecah kembali sehat dengan langkah-langkah berikut ini.

Tumit kering dan pecah tidak hanya mengganggu penampilan saja. Kondisi ini memudahkan bakteri, jamur dan virus masuk ke dalam kulit sehingga tumit menjadi luka maupun infeksi. Hal ini disebabkan lapisan tanduk (stratum korneum) sebagai pelindung kulit kehilangan kelembaban alami sehingga kehilangan fleksibilitasnya.

“Untuk mempertahankan kelembaban alami kulit, penggunaan krim urea disarankan para ahli,” kata Business Unit Manager Skin Care Sato Hakubi, Yosi Krisyanti dalam Talkshow Sato Pastaron bertajuk Solusi tepat untuk Kulit Pecah-pecah di Jakarta, Minggu (18/11/2018).

Urea dikenal sebagai penghancur zat keratin kulit (keratolitik). Zat ini berfungsi menarik, menahan air, membantu memperbaiki hidrasi stratum korneum dan menurunkan transepidermal water loss (TEWL).

Salah satu krim dengan urea yakni Sato Pastaron (Ultra Hydrating Cream). Produk asal Jepang ini mengandung urea hingga 20%, diperkaya vitamin E (Tocopherol Acetate), akar manis (Dipotassium Glycyrrhizinate) dan squalene.

Solusi Atasi Tumit Kering dan Pecah

[Sato Pastaron]

Yosi menambahkan, perawatan tumit kering dan pecah diawali dengan membersihkan kaki dengan sabun. Kemudian dioles dengan krim Sato Pastaron sambil dipijat. Bila kondisi tumit lebih tebal dan keras sebaiknya direndam dalam air hangat selama 20 menit. Lalu keringkan, sikat perlahan dan oleskan krim.

“Krim bisa dipakai dua kali sehari atau tiga kali sehari bila kondisi tumit parah. Selama sepekan tumit sudah terlihat bagus,” katanya.

Solusi Atasi Tumit Kering dan Pecah

[Business Unit Manager Skin Care Sato Hakubi, Yosi Krisyanti]

Agar kondisi tumit tetap sehat, Yosi menyarankan melakukan perawatan dengan krim secara teratur, tidak terlalu sering memakai sepatu sandal saat bekerja, minum air 2 liter sehari dan memakai kaus kaki saat tidur.

Krim ini bekerja menyerap ke dalam kulit dan bertahan selama delapan jam. Sehingga bahan aktif krim tidak hilang kendati terbasuh air. Sato Pastaron dapat digunakan pada seluruh kulit kecuali wajah. Aman digunakan pada kulit sensitif, lansia, pasien diabetes, dermatitis atopik, serosis, eksema dan meringankan keluhan kulit pasien psoriasis.

Sato Pastaron dikemas dalam pot ukuran 60 gr dan tersedia di Aeon serta Watson.